When Im Sharing, I Feel Alive
10:12 AM | by Nurul Inayah | Categories: , , | No comments

Sebentar lagi kita akan merayakan hari idul adha. Idul adha identik dengan qurban dan haji. Di arab saudi sana, para jemaah haji di tanggal tersebut telah selesai melaksanakan kewajiban hajinya dengan puncak wukuf di padang arafah. Di tanah air, umat islam menyembelih hewan qurban seusai sholat ied.
Setiap khotbah sholat ied pasti kita diingatkan kembali dengan kisah nabi Ismail As serta nabi Ibrahim As. Nabi Ibrahim yang saking cintanya kepada Allah rela menyembelih putra kesayangannya Ismail. Tapi Allah menggantinya dengan seekor kambing. Hakikat cinta kepada Allah dan membantu sesama selalu dikaitkan dengan idul qurban.

kutunggu Qurbanmu

Qurban itu dengan unta, sapi, atau kambing. Kalau ayam, tidak bisa. Hehe. Kewajiban qurban itu ternyata sudah ada sejak zaman nabi Adam A.s
“Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa" (QS Al-Maa-idah 27).
Qurban lain yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah qurban keluarga Ibrahim as., 
 “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". As-Shaaffaat 102
Kemudian qurban ditetapkan oleh Rasulullah Saw. sebagai bagian dari Syariah Islam, syiar dan ibadah kepada Allah Swt. sebagai rasa syukur atas ni’mat kehidupan.
Berqurban merupakan ibadah yang paling dicintai Allah Swt. di hari Nahr, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dari ‘Aisyah ra. bahwa Nabi Saw. bersabda:” Tidaklah anak Adam beramal di hari Nahr yang paling dicintai Allah melebihi menumpahkan darah (berqurban). Qurban itu akan datang dihari Kiamat dengan tanduk, bulu dan kukunya. Dan sesungguhnya darah akan cepat sampai di suatu tempat sebelum darah tersebut menetes ke bumi. Maka perbaikilah jiwa dengan berqurban”.
 Itulah keutamaan qurban, sangat menakjubkan bukan? Kalau kita sisihkan 100.000 setiap bulan, maka dalam 12 bulan bisa dapat seekor kambing untuk qurban. InsyaAllah, jika disertai ketakwaan, keutamaan qurban dapat kita raih.
Bagi seorang muslim atau keluarga muslim yang mampu dan memiliki kemudahan, dia sangat dianjurkan untuk berqurban. Jika tidak melakukannya, menurut pendapat Abu Hanifah, ia berdosa. Dan menurut pendapat jumhur ulama dia tidak mendapatkan keutamaan pahala sunnah. Yuk..kutunggu qurbanmu..




0 komentar:

Post a Comment