When Im Sharing, I Feel Alive
4:54 PM | by Nurul Inayah | Categories: , | No comments

Saya memang belum pernah ke tanah suci apalagi wukuf di padang arafah. Tapi tak ada salahnya jika saya berbagai info atas yang saya ketahui tentang tips agar wukuf lebih khusuk dan lancar. Wukuf adalah rukun haji, jadi yang haji ya harus wukuf. Kalau yang sakit sampai ada safari wukuf. Safari wukuf itu si calon haji wukuf di dalam ambulans. Tentu tak ingin demikain bukan?
Karena kondisi mekah yang sangat terik, ditambah jumlah jamaah yang sangat banyak dari seluruh dunia, maka perlu beberapa persiapan wukuf. Tips berikut ini semoga bermanfaat bagi yang sedang haji, akan haji, berniat haji, atau yang belum meniatkan akan haji suatu saat nanti.
  1. Banyak banyak minum air putih
  2. Makan tepat waktu
  3. Banyak makan kurma
  4. Hindari tindakan penipuan. Maksudnya disini adalah kita harus waspada terhadap segala tindakan tipu-tipu yang marak di tanah suci bahkan pelakunya orang Indonesia sendiri. Modusnya bisa dengan tawaran dibantu menemukan rombongan, membawakan barang, dll. Kalau yang masih muda, jagalah saudara kita yang tua-tua agar tak tersesat. J
  5. Hindari traveling yang tak berguna. Ternyata jamaah haji Indonesia gemar jalan-jalan, kalau dalam konteks ziarah sih masih mending. Banyak yang sekedar cari oleh-oleh atau mengunjungi tempat yang tak bernilai ziarah, misal jabal magnet J.

Info yang saya dapatkan dari situs Jurnal Haji seperti ini:
Hal pertama yang perlu anda lakukan pada saat wukuf adalah anda harus tiba di sana pada tanggal 9 Dzulhijjah, dari Dzuhur sampai matahari terbenam. Kebanyakan anggota jamaah haji menggunakan momen ini untuk membaca Alquran, berdzikir dan berdoa di Arafah selama jam-jam. Tetapi ada sejumlah orang malah menyia-yiakan waktu dengan ngobrol, merokok atau makan-makan.
by instagram #wukuf

Untuk itu, anda perlu bersiap menghadapi Hari Arafah, dan inilah persiapan-persiapan yang baik untuk Anda:
  1. Tidak perlu puasa di Hari Arafah.
  2. Banyak jamaah yang melewati Mina dengan langsung ke Arafah untuk menghindari macet. Maka itu, anda harus memastikan bekal makan dan minum anda cukup untuk sehari semalam tinggal di Arafah.
  3. Jangan lupa bawa pakaian ihram lebih, kipas angin kecil, tikar kecil, kantong plastik, payung, dua botol air mineral isi 1,5 liter, senter, dan makanan ringan.
  4. Mungkin anda memperoleh tenda bertoilet nyaman, tapi mungkin juga tidak. Nah, untuk menghadapi kemungkinan buruk ini, sekali lagi jangan lupa bawa gayung kecil.
  5. Untuk menghindari tidak bolak-balik ke kamar kecil, jaga perut anda dari memakan makanan dan minuman yang bisa membuat anda sakit perut.
  6. Setelah Arafah adalah Mudzalifah. Persiapkan kesiapan psikologis anda jika sewaktu-waktu anda terpaksa tidak bisa mengikuti ritual ini. Maka itu, segeralah berangkat dari Arafah begitu matahari terbenam.
  7. Jika fisik anda sehat, mending anda jalan kaki dua atau tiga jam ke Muzdalifah, daripada terpenjara di bus selama delapan jam.

Semoga informasi ini berguna, labbaikAlllahummaLabbaik

0 komentar:

Post a Comment