Ragam Cerita Sehari-hari

Tentang Malam Minggu Miko

Percaya atau tidak, saya adalah bagian dari 90% populasi manusia di dunia ini yang terserang sakit kepala. Salah satu cara meredakannya adalah dengan minum paracetamol. Hehe itu biasa. Yang tidak biasa adalah dengan tertawa. Berbagai hiburan saya coba hari ini buat meringankan derita migraine yang sampai bikin mual. Salah satunya dengan nonton malam minggu miko.
Sudah lama banget saya tidak tertawa terbahak bahak. Entah kenapa ya? Padahal tidak ada larangan tertawa dan saya tidak sariawan. Saya tahu Malam Minggu Miko sudah lama, tapi baru tadi sore nonton 1 persatu di youtube. Hehe..terbahak bahak sendiri, asli. Terima kasih Raditya Dika, Ryan, dan Pembantunya hihihiih juga morganisa. Nonton Malam Minggu Miko mengingatkan saya pada sensasi nonton warkop. Cuma disini tidak ada cewe cewe seksi gitu xixixixi. Radit bisa membuktikan bahwa membuat orang tertawa tidak hanya dengan modal saling pukul pakai sterofoam, pura pura jadi banci, meledek bawa bawa kekurangan fisik seperti lawakan di Indonesia yang akhir akhir ini menuai kritik. Seperti mr. Bean yang tidak banyak dialog tapi ya memang bikin ketawa walaupun nonton berulang-ulang.
   
Raditya Dika memang sudah lama tuh punya mimpi membuat serial TV comedy yang lucu, cerdas, dan beda di Indonesia. Setelah melakukan pertapaan (heheh,,)akhirnya Raditya Dika menemukan ide untuk membuat webisode. Apa tuh? Acara TV yang diproduksi untuk ditayangkan di internet (sebagian besar di Youtube) . “MALAM MINGGU MIKO. Sebuah serial TV yang ditayangkan di Youtube tentang seorang pemuda bernama MIKO dan hal-hal menyebalkan yang terjadi pada dirinya setiap malam minggu.” Yang belum pernah nonton harus nonton deh kayaknya, terutama episode Miranda yang lucuuuuu banget.

2 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.

© Toekang Tjerita, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena